
Mengapa Kaca Anda Retak Selama Proses Annealing
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa kaca Anda mudah retak selama proses annealing? Hal ini biasanya disebabkan oleh perbedaan suhu antara permukaan dan bagian dalam kaca tersebut. Jika suhu permukaan jauh lebih tinggi daripada suhu bagian dalamnya, maka kaca akan mencapai titik batas kekuatannya sehingga retak.
Dalam proses annealing, hal ini terjadi ketika profil pemanasan menggunakan sinar inframerah tidak tepat. Akibatnya, ada “titik panas” di mana kaca mengembang terlalu cepat di suatu area tertentu. Setelah itu, ketika kaca mendingin secara tidak merata, kaca akan retak. Inilah yang menyebabkan kerusakan pada kaca tersebut.
Masalah dengan Lampu yang Tidak Sesuai Spesifikasi
Saya sering melihat hal ini terjadi. Operator sering menggunakan lampu yang tidak sesuai spesifikasi mesin, dengan harapan bisa menghemat biaya. Namun, jika daya lampu terlalu tinggi untuk panjang tabung kaca, maka kaca akan tertekan oleh energi yang berlebihan. Panas tersebut akan menyerang permukaan kaca, tetapi tidak dapat meresap ke bagian tengah kaca dengan cepat. Akibatnya, tercipta perbedaan suhu yang besar.
Itulah sebabnya kita tidak boleh berspekulasi. Kita harus menghitung daya yang tepat per sentimeter kaca. Hanya dengan cara ini kita bisa memastikan bahwa panas benar-benar meresap ke dalam kaca tanpa merusak lapisan permukaannya.
Gelombang Pendek vs. Gelombang Sedang
Jenis sinar inframerah yang digunakan sangat penting. Lampu bergelombang pendek memiliki efek pemanasan yang sangat kuat. Jika digunakan pada kaca tipis, hal ini akan menyebabkan kerusakan. Kami biasanya menggunakan tabung kuarsa yang dilapisi khusus agar panasnya dapat dikembalikan ke arah kaca, atau untuk mengurangi intensitas panasnya. Dengan cara ini, efek retakan pada kaca dapat dihindari.
Ketika Proses Produksi Terhenti (Solusi dalam 7 Hari)
Tidak ada yang lebih buruk daripada proses produksi yang terhenti karena komponen yang dibutuhkan sedang dalam masa pemrosesan yang lama. Itu merupakan mimpi buruk. Kami dapat menyelesaikan masalah tersebut dalam waktu sekitar seminggu. Namun, kami tidak sekadar mengikuti petunjuk pada label lampu lama. Itulah cara membuat kesalahan. Kami akan menghitung tegangan dan beban listrik yang diperlukan, lalu memastikan bahwa komponen penggantinya sesuai dengan spesifikasi aslinya. Jika tegangannya tidak stabil atau koneksi antar komponen kurang baik, maka akan terjadi arus listrik yang berlebihan. Arus listrik yang berlebihan akan menyebabkan panas yang ekstrem. Satu percikan api saja sudah cukup untuk membuat kaca retak.